Ya Film ini mengajarkan saya bagaimana kerasnya hidup , memanfaatkan masa muda dengan hal-hal yang positif , walaupun saya belum bisa mengikuti apa yang dilakukan oleh tokoh utama film ini , tapi setidaknya pelajaran di film ini dapat saya amalkan di kehidupan berorganisasi di sekolah , bagaimana caranya berbicara pada orang yang lebih tua, bagaimana menghadapi masalah saat tak ada seorangpun di samping kita , ya film ini sangat menginspirasi :)
ini dia sinopsis filmnya :))
Suatu ketika, akun game online tersebut dihapus oleh
admin game online tersebut karena telah dianggap menyalahgunakan kepentingan
komersial, dia pun bingung bagaimana untuk mendapatkan uang lagi seperti
sebelumnya untuk biaya masuk Universitas. Namun TOP adalah seseorang yang tidak
pantang menyerah, TOP pun berinisiatif untuk membuat bisnis baru membuka toko
DVD player. Tapi naas TOP ditipu, dvd player berjumlah 50 unit itu ternyata
rusak semua karena berupa DVD Player bajakan. Setelahnya, TOP mencoba untuk
membuat peluang bisnis baru, yaitu ingin berjualan kacang. Ia pun mulai
melakukan survey di lapangan dan melakukan berbagai macam cara untuk membuat
kacang yang diminati oleh pasar. TOP menyewa lokasi di mall untuk
berjualan kacang.
Namun kacang yang dijual TOP tidak seberapa laku karena dirasa lokasinya tidak strategis, dan dia pun pindah ke lokasi yang dirasa cukup strategis, yaitu di dekat pintu masuk mall. Hari pertama pun, kacang TOP laku habis. Bisnis kacang TOP beberapa hari kemudian mulai terancam untuk diberhentikan karena oleh pihak mall melihat bahwa dagangan kacang TOP mengotori atap mall. Suatu malam, kedua orang tua TOP mengajak TOP untuk pindah ke cina, namun TOP bersikukuh untuk tetap tinggal di Thailand melanjutkan bisnisnya. Sayang sekali bisnis kacang TOP harus berhenti sampai disitu karena lokasi dagangannya telah dijual ke pihak lain.
Namun kacang yang dijual TOP tidak seberapa laku karena dirasa lokasinya tidak strategis, dan dia pun pindah ke lokasi yang dirasa cukup strategis, yaitu di dekat pintu masuk mall. Hari pertama pun, kacang TOP laku habis. Bisnis kacang TOP beberapa hari kemudian mulai terancam untuk diberhentikan karena oleh pihak mall melihat bahwa dagangan kacang TOP mengotori atap mall. Suatu malam, kedua orang tua TOP mengajak TOP untuk pindah ke cina, namun TOP bersikukuh untuk tetap tinggal di Thailand melanjutkan bisnisnya. Sayang sekali bisnis kacang TOP harus berhenti sampai disitu karena lokasi dagangannya telah dijual ke pihak lain.
Di suatu pagi, TOP mengetahui bahwa rumahnya telah akan
disita. TOP pun sedih tidak tahu harus berbuat apa, sampai ketika ia bertemu
dengan kekasihnya yang baru pulang dari Rayong dan membawa oleh-oleh makanan
rumput laut. Setelah ia mencoba rumput laut tersebut, ternyata rasanya sangat
enak. Dari situlah, TOP memulai memikirkan bisnis baru yaitu, bisnis makanan
rumput laut. TOP berusaha merintis bisnis barunya dengan baik dan dia belajar
ke ahlinya untuk membuat rumput laut. Pada awalnya, hasil gorengan rumput laut
oleh paman dan TOP tidak ada yang berhasil. Namun, karena suatu kejadian yang
dialamin oleh pamannya, ada satu bungkus rumput laut yang terkena air. Dari
situlah, rumput laut yang dogoreng TOP rasanya menjadi enak, ternyata harus
dibasahi terlebih dahulu baru digoreng. TOP mulai memproduksi rumput laut
tersebut dalam jumlah banyak untuk dijual. Ia menjual daganganya di counter
pusat perbelanjaan. Ternyata memang benar, dagangan TOP laku keras.
Kemudian, TOP mencoba untuk bekerja sama dengan
7-eleven, ia menawarkan produk rumput lautnya. Namun pertama kali ia datang,
produknya ditolak karena dengan alasan kemasan rumput laut TOP tidak layak
jual, ukuran rumput lautnya terlalu besar, serta harga jual rumput laut TOP
yang juga dirasa cukup besar oleh 7-eleven. TOP tidak menyerah begitu saja, ia
mencoba untuk merubah desaing kemasannya dengan bantuan seorang designer. Ia
menamakan produknya dengan nama TAE KEI NOI yang artinya pengusaha muda.
Dengan semangat, ia kembali ke 7-Eleven, namun ia gagal
bertemu dengan manager 7-eleven. Akhirnya, TOP memberikan sample produknya
kepada satpam penjaga di sana. Dan ternyata produknya diambil oleh beberapa
karyawan di gedung itu. Di saat TOP merasa putus asa, tiba-tiba ia di hubungi
oleh pihak 7-Eleven karena produknya diterima. TOP sangat senang dan ia segera
menandatangani kontrak yang dibuat oleh 7-eleven. Dari salah satu kontrak
tersebut menyebutkan bahwa TOP harus memproduksi 72000 kemasan untuk dikirim ke
6000 cabang, tentu saja ia harus memiliki pabrik, karena selama ini ia
menggoreng rumput laut hanya di rumah.
Lalu ia teringat keluarganya masih mempunyai sebuah
kantor kecil. Maka ia merenovasi kantor tersebut menjadi sebuah pabrik.. Pada
akhirnya, kerja keras dan semangatnya berbuah hasil. Ia berhasil merenovasi
kantor ayahnya menjadi pabrik dan mempekerjakan beberapa karyawan. Namun pada
saat pihak 7-eleven menginspeksi pabrik TOP, 7-eleven merasa pabrik TOP belum
memenuhi standart. Lagi-lagi TOP tidak menyerah begitu saja, ia segera
menyempurnakan apa saja yang masih kurang dan akhirnya kontraknya disetujui.
Akhirnya, setelah 2 tahun, TOP menuai kerja kerasnya, dia
bisa melunasi hutang-hutang kedua orang tuanya. Di usianya 26 tahun, ia
berhasil memiliki pendapatan tahun 2010 mencapai sebesar 1.500 juta bath (Rp
450 Miliyar), memiliki 2500 karyawan, mengirim produknya ke 6000 cabang
7-eleven. Mengeskspor camilan rumput lautnya ke 27 negara di dunia, dan
memiliki perkebunan rumput laut di Korea Selatan.








2 komentar:
top secret (y)
aku suka film ini juga (y)
Posting Komentar